L0veR_D0siEZ' Blog

Don't Tired To Wait Your Love

07.49

Pacitan Ku

Diposting oleh L0veR_D0siEZ



Tidak hanya pasir putih, kami pun disuguhi gelombang yang menabrak karang-karang tinggi. Suaranya saja mampu menentramkan hati.”


Srau merupakan nama untuk satu tempat. Tapi pantainya ada tiga lokasi yang terpisah oleh perbukitan karang. Semuanya benar-benar luar biasa. Subhanallah, Wonderfull man……….. dan saat perjalanan pulang, kami berpapasan dengan seorang bapak dan istrinya datang dengan sebuah sepeda motor. Apa yang mereka bawa? Papan Selancar.


Next, Watukarung. Kami tidak menyadari bahwa pantai hitam nan bersih di tengah celah sempit bebatuan dan dipenuhi oleh puluhan kapal nelayan tersebut adalah Pantai Watukarung. Kami mengira itu hanya pantai untuk para nelayan saja. Kecuali beberapa ratus meter dari situ, dibalik sebuah perkampungan kami menemukan sebuah pantai yang tersembunyi. Kami lebih memilih pantai itulah Watukarung. Benar-benar berada di balik sebuah kampung. Tak jauh indah dengan Srau. Lebih lebar dan terdapat beberapa pulau kecil di tengah teluknya. Mmhhhhh……….


Perjalanan menuju Klayar tidak pernah kami bayangkan akan sesulit sebelumnya. Ketakutan seperti saat hari pertama di Sekar kembali melanda kami. Berada di jalanan rusak di tengah hutan berbukit-bukit. Syukurlah tidak terlalu jauh, tapi kami masih harus berbelok ke selatan lagi menuju Pantai Klayar. Semua aspal, tapi semua rusak. Kami hanya berharap apa yang kami lihat nanti bisa mengobati perjalanan ini. dan itu benar. Kami puas. Puas sekali……. Jalanan rusak membuat banyak orang enggan ke Klayar. Sehingga kami merasa pantai ini hanya miliki kami. Tidak hanya pasir putih, kami pun disuguhi gelombang yang menabrak karang-karang tinggi. Suaranya saja mampu menentramkan hati. Kami tidak akan pernah melupakan ini semua…………………terimakasih Tuhan!?


Pacitan lebih dikenal dengan Seribu Goa-nya. Secara tidak sengaja kami menemukan 2 diantaranya saat perjalanan pulang ke kota Pacitan. Pertama, tepat berada di bibir jalan. Goa Klatak kalo kami tidak salah ingat. Sepi sekali goa ini. kami pun hanya mengambil gambar seadanya. Goa kedua adalah Goa gong yang kami ketahui secara tidak sengaja, padahal sangat terkenal namanya. Kami sisihkan waktu sejenak untuk masuk ke dalamnya. Penuh lampu berwarna, kipas besar untuk menghilangkan panas, dan tentu saja tangga stainles yang memudahkan pengunjung menjelajahi goa hingga ke ujung bawah.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

saya dari solo..rencana mau liburan ke pantai srau ma watu karung..mau nanya adakah homestay yg dekat dengan pantainya??

Posting Komentar